Lumajang (lumajangsatu.com) - Pasar tumpah di Kecamatan Ranuyoso menjadi salah satu penyebab kemacetan di Lumajang. Bahkan, kemacetan di pagi hari bisa sampai lima km dan membuat pengguna jalan terganggu.
"Pembinaan pedagang namapknya tidak efektif, karena sejak dulu dilakukan pembinaan namun tidak membuahkan hasil," ujar Suprtaman, anggota DPRD Lumajang dari Fraksi PDI Perjuangan, Kamis (23/03/2016).
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
DPRD meminta pemeritah memperbaiki jalaur alternatif yang melingkar sebelum pasar tumpah. Jika jalan tersbut dibangun lebih lebar seperti jalan Provinsi maka bisa digunakan satu jalur saat terjadi kemacetan saat ada pasar tumpah.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
"Kita minta pemkab memperbaiki jalan alterntif lebih dipelebar sehingga saat macet bisa digunakan untuk satu jalur," jelasnya.
Dengan pembangunan jalan alternatif tersebut maka akan ada lokasi baru pertumbuhan ekonomi. "Disaping memecahkan persolan kemacetan, juga bisa lebih mempercepat pertumbuhan ekonomi warga sekitar," pungkasnya.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
AKP Ridho Tri Putranto, Kasatlantas Polres Lumajang juga melihat perlu adanya jalan alterntif. telrbih lagi saat musim arus mudik dan arus balik lebaran. "Jika ada jalan pintas, maka kemacetan di Ranuyoso akibat pasar tumbah akan bisa diatasi," terangnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi