Lumajang (lumajangsatu.com) - Komisi B DPRD Lumajang akan melakukan pengawasan pada renovasi Alun-alun Lumajang. Dimana, total uang rakyat yang digunakan untuk ciptakan Alun-alun yang spekatakuler mencapi 6,4 miliar rupiah.
"Sudah jadi komitmen bersama, bahwa Komisi B DPRD Lumajang akan melakukan pengawalan renovasi Alun-alun Lumajang sejak dari awal," ujar H. Akhmad ST, wakil ketua Komisi B DPRD, Jum'at (16/09/2016).
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Komisi B meminta pada pihak rekanan PT. Permata Lansekap Nusantar dari Surabaya agar menyelesaikan pembanguan sesuai dokumen kontrak 115 hari. Jika tidak selesai tepat waktu, maka kegiatan Lumajang dalam peringatan Harjalu akan terganggu.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
"Jika sudah sepakat, maka pihak rekanan harus bisa menyelesaikan sesuai dengan dokument kontrak yakni 115 hari," jelas ketua DPC PPP Lumajang itu.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
Renovasi Alun-alun Lumajang memang menjadi perbincangan warga Lumajang karena dana yang dikucurkan sangat fantastis. Warga berharap agar setelah dibangun, Alun-alun akan semakin menawan karena akan jadi wajah Lumajang.(Yd/red)
Editor : Redaksi