Lumajang (lumajangsatu.com) - Bupati As'at Malik meminta warga Lumajang tidak ikut dalam aksi demo tangggal 25 November di Jakarta. Bupati meminta kepada forkopincam, tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memastikan tidak ada satu warga Lumajang yang ikut demo.
"Saya minta warga Lumajang tidak ikut aksi demo tanggal 25 November di Jakarta, karena proses hukum sedang berjalan," ujar As'at saat pimpin apel besar kebhenikaan cinta damai di halaman Pemkab, Selasa (15/11/2016).
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Bupati mengajak kepada semua elemen masyarakat Lumajang untuk bersama menjaga kedamaian di Indonesia dan khususnya Lumajang. Demo atau menyampikan aspirasi adalah hak zetiap warga, namun harus disampikan baik dan benar sesuai saluran yang sudah diatur.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
"Pastikan tanggal 25 November warga Lumajang tidak menambah jumlah semakin besar demo di Jakarta," paparnya.
Pembanguan tidak akan berjalan baik jika situasi tidak terkendali. Jika ingin daerahnya maju dengan pembanguan, maka keaman dan ketertiban harus dijaga bersama. "Mustahil membanguan jika situasi tidak terkendali," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi