2 Bulan Tak Dibayar, Puluhan Petugas Baca Meter PLN Wadhul Disnaker

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Puluhan karyawan Outsourcing PT Mahera Jaya Perkasa sebagai rekanan PLN mendatangi kantor Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Lumajang. Para karyawan mengadau karena sudah 2 bulan menginjak 3 bulan gajinya belum dibayarkan.

"Kita datang kesini untuk mengadukan hingga tanggal 20 Maret 2017 gaji kita belum dibayarkan," ujar Achmad Munir, koordinator pekerja, Senin (20/03/2017).

Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029

Pekerja mengirim surat kepada Disnakertran meminta agar difasilitasi pembayaran gajinya. Pihak perusahaan kata karyawan berbagai macam alasan, sehingga gajinya belum terbayarkan.

Baca juga: Charles Meikyansah Dorong Pelibatan Guru Ngaji dalam Menyukseskan Program Keluarga Berencana dan Pencegahan Stunting

"Jika tuntutan kita tidak diindahkan, maka kita akan melakukan mogok kerja, hingga hak kita dibayarkan," jelasnya.

Sementara itu, Edy Susanto Kasi Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) langsung menemui para karyawan PT Mahera Jaya Perkasa. Saat dihubungi Disnaker, pihak perusahaan mengaku paling lambat tanggal 21 Maret akan segera membayar gaji para karyawan.

Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP

"Kita sudah fasilitasi dan pihak perusahaan akan membayar paling lambat besok. Kita akan terus pantau untuk memastikan hak mereka dipenuhi oleh perusahaan," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru