Pemberani, Sendirian Ngateman Kembalikan Formulir Rekom Calon Bupati ke Golkar

lumajangsatu.com
H. Ngateman, saat mengembalikan formulir pendaftaran di kantor Golkar

Lumajang (lumajangsatu.com) - Tak didampingi siapapun, H. Ngateman SH mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor Golkar. Ngateman melengkapi 5 nama, yakni Thoriqul Haq, Basuki Rahmad, H. Rofiq dan As'at Malik yang mendaftar untuk direkom oleh Golkar dalam Pilkada 2018 mendatang.

Kedatangan H. Ngateman langsung diterima Pudoli Sandra selaku panitia dan wakil sekretris bapilu Golkar. Saat itu, di aula Golkar sedang berlangsung perkenalkan As'at Malik dengan pengurus didampingi ketua PDI Perjuangan Agus Wicaksono dan Demokrat dr. Buntaran.

Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35

Saat diwawncarai, Ngateman yang masih aktif sebagai seorang polisi ingin berkiprah lebih besar lagi untuk masyarakat. Maka satu-satunya jalan adalah masuk ke jalur politik dan maju dalam Pilkada Lumajag.

"Kami seorang polisi jelas ingin berkiprah untuk orang banyak. Untuk masuk dalam pemerintahan maka harus lewat jalur politik, maka saya ikut daftar," ujar Ngateman, Sabtu (12/08/2017).

Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting

Dirinya mengaku memiliki kedekatan dengan Golkar, karena sebalun era reformasi polisi harus masuk Golkar. Oleh sebab itu, Ngateman merasa ada sejarah dengan Golkar dan ingin direkom oleh Golkar dalan Pilkada 2018 mendatang.

"Golkar adalah bagian dari masa lalu saya, oleh sebab itu, saya ingin direkom oleh Golkar dalam Pilkada 2018 mendatang," pungkasnya.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pelantikan Pj Kades Wates Kulon, Tekankan Kesinambungan Pembangunan dan Pelayanan Publik

Sudjatmiko, Ketua DPD Golkar menyatakan setelah dilakukan pendafataran maka akan ada survey. Siapa yang memiliki elektabilitas tinggi biasanya akan dapat rekomendasi dari DPP Golkar.

"Dari hasil ini kita akan laporkan pada DPP dan dilakukan survey. Siapa yang paling tinggi biasanya akan direkom oleh DPP Golkar," jelasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru