Lumajang (lumajangsatu.com) - Sungguh malang nasib, Fangky Oki Syaputra (18) warga Dusun Doho, Desa/Kecamatan Pasirian, niat baik ingin punya penghasilan dari bisnis jualan pil koplo masih ditangkap polisi.
"Oki ditangkap petugas Satreskoba dirumah tetangganya," ujar Paur Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda Catur Budhi Baskara.
Informasi di Satreskoba Polres Lumajang, Sabtu(24/11/2018), Tersangka tertangkap tangan pada saat melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar persyaratan keamanan, khasiat, mutu dan atau tanpa ijin edar.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Dalam hal ini tersangka ditangkap sesaat setelah menjual (edar) obat/pil warna putih logo 'Y' tanpa keahlian dan kewenangan kepada orang lain.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Selanjutnya tersangka beserta BB dibawa ke Satresnarkoba Polres Lumajang guna proses sidik. Dari yang pelaku disita,1plastik klip ukuran kecil berisi 50 (lima puluh) butir pil warna putih dengan logo 'Y' dan Uang hasil penjualan obat/pil sebesar Rp. 94.000.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
"Pelaku dijerat pasal 197 Sub. Pasal 196 UURI No. 36 tahun 2009, tentang Kesehatan." pungkas Catur. (ls/red)
Editor : Redaksi