Kasus Tambang Berdarah

Rekonstruksi Pembacokan di Sumbermujur Diwarnai Hujan Tangis

lumajangsatu.com
Sejumlah ibu-ibu menangis saat pelaku pembacokan tiba untuk rekonstruksi.

Lumajang (lumajangsatu.com) - Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban memimpin langsung Rekonstruksi peristiwa pembacokan soal kasus tambang pasir di Dusun Kajar Kunir Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro diwarnai hujan tangis keluarga pelaku, Miskal (53).

Setengah jam sebelum Kapolres tiba, warga sudah berkerumum. Kondisi cuaca masih hujan deras, warga berpayung dan berteduh di rumah warga tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca juga: Komisi C DPRD Lumajang Evaluasi Pengelolaan Tiga Pasar Tradisional, Pastikan Retribusi Tertib dan PAD Optimal

Ketika Kapolres tiba bersama pelaku, Miskal. Sejumlah ibu-ibu dari kerabat Miskal menangis haru. Pasalnya, hubungan antara Miskal dan Korban Matsun masih berkerabat atau ada hubungan kelurga.

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Bacakan Teks Proklamasi di Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

"Duh, kok gara-gara pasir sampai bacok-bacoan, pahadal masih saudara," ujar seorang nenek renta sambil menutup mukanya.

"Duh, kalau tidak ada yang adu domba, gak bakalan saling bacok,"

Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak

Bahkan, saat pelaku Miskal tiba dilokasi saat hujan ada seorang perempuan langsung memeluk sambil menangis. Sejumlah warga yang hadir juga meneteskan air mata bersamaan hujan deras. (ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru