Lumajang (lumajangsatu.com) - Masjid Besar Ar-Raudhoh di Desa Labruk Kidul Kecamatan Sumbersuko adalah salah satu masjid tua di Lumajang. Masjid yang dibangun 1926 itu menyimpan sejarah panjang, yang melibatkan banyak pihak, tokoh kyai Lumajang dan para habaib.
Habib Abu Bakar Al-Muhdhor Lumajang adalah tokoh habaib yang memberi nama masjid Al-Raudhoh dan mengurus ijin pendirian masjid. Sedangkan Habib Abub Bakar Bin Muhammad Assegaf Gresik menjadi donatur menyumbang tegel (keramik) pertama masjid Ar-Raudhoh dan menentukan arah kiblat.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
"Banyak peran dari para habaib dan para kyai di Lumajang dalam pendirian masjid Ar-Raudhoh ini," ujar Kyai Markhum Sukaiman (83) takmir kedua masjid Al-Raudhoh Labruk Kidul, kini menjabat sebagai dewan tahkim masjid Ar-Raudhoh, Senin (13/05/2019).
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
Habib Abu Bakar Al-Muhdhor Lumajang informasinya kembali ke Yaman dan wafat di Yaman. Sedangkan Habib Abu Bakar Gresik wafat di Gresik dan saat ini makamnya sangat keramat dan banyak diziarahi oleh umat Islam.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Kalau Habib Abu Bakar Lumajang informasinya kembali ke Yaman dan wafat di Yaman. Kalau Habib Abu Bakar Gresik wafat di Gresik dan makamnya sekarang keramat," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi