Libur Lebaran

Jembatan Gesang- Sememu Lumajang Kini Sepi Pengunjung dan Jualan

Penulis : lumajangsatu.com -
Jembatan Gesang- Sememu Lumajang Kini Sepi Pengunjung dan Jualan
Anggota Polsek Tempeh Patroli di daerah sepi (Loc : Jembatan Gesang- Sememu)

Lumajang - Jembatan penghubung Desa Gesang Kecamatan Tempeh dan Desa Sememu Kecamatan Pasirian pasca diresmikan oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjadi destinasi wisata dadakan, lantaran banyak dikunjungi oleh warga dan banyak orang berjualan. Namun seiring berjalannya waktu kini jembatan tersebut tak lagi menjadi kawasan ekonomi baru, karena sepi pengunjung. 

Hal tersebut menjadi salah satu sasaran Polsek Tempeh untuk patroli, karena untuk mencegah aksi kriminalitas 3C (Curat, Curas dan Curanmor).

Selain melakukan pengawasan, saat itu personil Polsek Tempeh juga mengingatkan masyarakat yang melintas, agar berhati-hati menjaga barang-barang berharganya.

"Kegiatan patroli rutin dilaksanakan setiap hari di semua tempat yang berpotensi menjadi sasaran kerawanan" kata Kapolsek Tempeh Iptu Lugito 

Patroli ini juga merupakan upaya para personil Polsek Tempeh untuk memberikan jaminan rasa aman pada masyarakat, terutama selama liburan Lebaran (Ind/hum/red).

Editor : Redaksi

Sosialisasi Keputusan Kemenpan-RB

Komisi A DPRD Dukung Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang

Lumajang - Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja Non-ASN dengan menyelenggarakan sosialisasi Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPANRB) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kegiatan ini berlangsung dalam format talkshow di acara Jelita yang disiarkan oleh LPPL Radio Suara Lumajang pada Kamis (13/02/2025).

Dindikbud

Tenaga Guru Honorer 718 di Lumajang Jalani Evaluasi

Lumajang - Sebanyak 718 tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang telah menjalani tahap evaluasi dalam dua kategori, yaitu Non Database (tidak ikut tahap 1) sebanyak 223 orang dan Data Based (ikut tahap 2) sebanyak 495 orang. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan tenaga honorer sesuai dengan regulasi dan kebutuhan lembaga.