Akibat Hujan Deras

Empat Truk Terjebak Banjir Lahar Dingin di Lumajang

Penulis : lumajangsatu.com -
Empat Truk Terjebak Banjir Lahar Dingin di Lumajang
Empat truk saat terjebak di tengah-tengah banjir

Lumajang - Banjir lahar dingin Gunung Semeru kembali terjadi. Akibatnya empat truk penambang pasir terjebak di sungai Regoyo di Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang Minggu, (3/3/2024).

Banjir terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan puncak Gunung. Sekitar pukul 15.02 WIB kekuatan getaran banjir mencapai 35 milimeter.

Farhan salah satu warga sekitar, tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir lahar dingin, karena sopir sempat melarikan diri.

"Sopir truk langsung bergegas keluar dari kabin truk dan menyelamatkan diri ke seberang sungai," katanya.

Akibat banjir lahar ini, dari 30 truk yang ada di lokasi, 4 truk lainnya terjebak antrean hingga akhirnya diterjang banjir lahar.

Sebelumnya truk tersebut melakukan pengisian pasir, setelah selesai truk menyebrang sungai. Tetapi sayangnya banjir lahar tiba - tiba datang dengan sangat cepat dan deras sehingga truk yang bermuatan pasir kesulitan untuk diselamatkan.

" Beruntung meskipun terjebak namun empat sopir truk berhasil keluar dari kabin sehingga tidak sampai mengakibatkan korban jiwa" tutupnya (Ind/red).

Editor : Redaksi

Rumah Hunian Layak dan Aman

Impian Rumah Layak Menjadi Kenyataan: Pemkab Lumajang Salurkan Bantuan Renovasi

Lumajang– Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), didampingi Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma dan jajaran perangkat daerah, meninjau kondisi rumah tak layak huni (RTLH) di Dusun Jaba’an, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Selasa (25/3/2025).  

Bulan Berkah

Bupati Lumajang Santuni Yatim dan Santri, Tekankan Pentingnya Kepedulian Sosial

Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menggelar acara santunan bagi anak yatim dhuafa, para da’i, dan santri penghafal Al-Qur’an di Pendopo Arya Wiraraja, Selasa (25/3/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus upaya mendorong semangat generasi muda dalam menuntut ilmu agama.