Lumajang Aman
JLT Disisir Hingga Subuh, Polisi Kejar Celah Kejahatan di Jalur Rawan Lumajang
LUMAJANG – Jalur Jalan Lintas Timur (JLT) di Lumajang menjadi fokus patroli gabungan aparat kepolisian hingga menjelang pagi, Sabtu (16/5/2026) dini hari. Langkah ini dilakukan untuk menutup ruang gerak pelaku kejahatan jalanan yang kerap mengincar jalur sepi.
Personel Polsek Lumajang Kota bersama Polsek Tekung turun langsung menyisir titik-titik rawan dengan menyalakan lampu rotator biru, menandai kehadiran polisi di jalur yang minim aktivitas warga.
Patroli tidak hanya bersifat mobile. Petugas juga melakukan strong point di sejumlah lokasi yang dinilai rawan, sekaligus berhenti untuk memantau situasi dan berdialog dengan warga serta pengendara yang masih beraktivitas di malam hari.
Kapolsek Lumajang Kota Edi Kuswanto menegaskan patroli ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kejahatan 3C—curat, curas, dan curanmor—yang rawan terjadi pada malam hingga dini hari.
“Patroli kami fokuskan di jalur rawan seperti JLT dan titik sepi lainnya. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mencegah niat pelaku kejahatan,” ujarnya.
Selain mengantisipasi kriminalitas, patroli juga menyasar potensi gangguan lain seperti balap liar dan penggunaan knalpot brong yang kerap meresahkan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, polisi aktif memberikan imbauan kamtibmas, mengingatkan warga agar lebih waspada saat melintas di jalur minim penerangan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Lumajang Kota terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan menonjol.
Polisi memastikan patroli serupa akan terus digencarkan, terutama pada jam-jam rawan, sebagai upaya menjaga rasa aman masyarakat di jalanan Lumajang, bahkan hingga fajar menyingsing (Red).
Editor : Redaksi