Gembong Curwan dari Probolinggo

Edi Darsum Praktekan Cari Mencuri Sapi di Kandang dan Masukan ke Mobil

lumajangsatu.com
Edi Darsum saat dikeler dan memperagakan cara mencuri sapi milik warga Lumajang.

Lumajang (Lumajangsatu.com) - Edi Darsum sindikat pencurian sapi antar kabupaten. Pernah dihukum dua kali di wilayah Probolinggo dan Banyuwangi namun tak jera dengan perbuatannya tersebut .

Dia melakukan aksinya di 2 tempat untuk wilayah Lumajang Selatan wilayah Desa Selok Awar-awar Kecamatan Pasirian. Modusnya dia bergerak dari Probolinggo dan Pasuruan dalam kurun waktu 2, lalu mereka cari acak dibelakang rumah yang gampang bobolan pintu kandangnya.

Baca juga: Komisi C DPRD Lumajang Evaluasi Pengelolaan Tiga Pasar Tradisional, Pastikan Retribusi Tertib dan PAD Optimal

Mobil Xenia yang digunakan untuk mengangkut sapi. Pada dasarnya mobil tersebut bukan diperuntukkan hewan namun digunakan khusus manusia.

Saat diminta mempraktekan cara mencuri sapi, Edi malah memperagakan seorang penjahat yang tak ahli. Sehingga membuat Kapolres sedikit emosi dan melakukan gerak memegang belakang bajunya.

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Bacakan Teks Proklamasi di Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

" Caranya dia keluarkan kursi yang ada di dalam mobil, lalu sapi tersebut diangkut" Ujar AKBP Arsal Sahban Kapolres Lumajang.

Mereka termasuk komplotan sadis karena saat beraksi membawa clurit dan bondet. Pada saat itu Si Edi melakukan aksinya dengan melempar bondet ke polisi untungnya tidak mencidrai anggota.

Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak

"Dia sangat bengis sekali, apalagi aksinya di kisaran jam 1 dan jam 2 dini hari, waktunya orang tidur" Tandas AKBP Arsal Sahban. (ind/ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru