Mata Air Menyempit

Debit Air Ranu Klakah Lumajang Menyusut Musim Kemarau Tahun 2019

lumajangsatu.com
Debit Air Ranu Klakah Menyusut dan Warga membuat taman sementara.

Lumajang (lumajangsatu.com) - Debit air Ranu Klakah di Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah mengalami penyusutan. Hal ini disebabkan musim kemarau panjang yang terjadi ditahun 2019.

Hutan di Gunung Lemongan yang gundul dan kering juga sebabkan mata air tidak lagi deras. Proses mengembalikan hutan Lemongan terus dilakukan oleh aktivis lingkungan.

Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa

Dampak dari menyusutnya debit air Ranu vulkanis Lemongan menyebabkan pendangkalan. Bahkan, saluran irigasi dari ranu menyebabkan air ke lahan pertanian menipis.

"Terus menyusut, semoga cepat hujan," ujar Suhari, salah satu warga setempat.

Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi

"Kalau terus menyusut bisa jadi lapangan bola ranu klakah," ungkap Ahmad, warga lainya.

Para petani yang mengharapkan dari air Rani Klakah hanya bisa pasrah. Bahkan dalam 2 bulan terakhir harus membiarkan lahanya tetap kosong dari tanaman pertanian.

Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang

"Mau gimana lagi, libur dulu tanamnya." terang soleh warga Tegalrandu. (ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru