Pronojiwo - Hujan deras tak hanya mengakibatkan banjir di Lumajang, tapi juga tanah longsor, Minggu malam. Di KM 55 Piket Nol Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo terjadi longsor yang memutus akses jalan.
Alat berat yang sudah siaga di wilayah Lumajang selatan langsung melakukan pembersihan material longsor. Lokasi piket nol memang sangat rawan longsor karena kondisi tanah memang sangat labil.
Baca juga: BPJS PBI Disesuaikan, Pemkab Lumajang Tegas: Pasien Tak Boleh Ditolak!
"Lokasinya masuk Desa Supiturang yang berbatasan dengan Desa Sumberwuluh Kecamatan Senduro mas," ujar Pj Kades Sumberwuluh kepada Lumajangsatu.com, Minggu (01/03/2020).
BACA JUGA
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
- Cak Thoriq dan Dandim Lumajang Kerja Bhakti Perbaiki Tanggul Jebol
- Puluhan Rumah Warga Wonorejo Lumajang Terendam Banjir Luapan Sungai
- 197 KK Terendam Banjir Sungai Banter Rowokangkung Lumajang
Petugas dari TNI, Polri, masyarakat dan relawan langsung melakukan upaya pembersihan. Material batu sudah bisa dipindahkan dan tinggal membersihkan lumpur di jalan.
Karena kondisi malam hari, longsor tidak sampai mengakibatkan kemacetan parah. "Saat ini sudah dilakukan penanganan," paparnya.
Baca juga: Kapolsek Pronojiwo Pimpin Aksi Bersih Lingkungan dan Penanaman Pohon di Puncak Sriti
Kabid PKL BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi Siswoyo menyatakan piket nol setiap kali musim hujan sudah langganan longsor. Alat berat sudah disiagakan agar longsor tidak sampai memutus lama jalan penghubung Lumajang-Malang. "Memang langganan longsor setiap tahunnya," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi