Kunir - Selama setu minggu mulai 7-13 Juli 2020 pasar Kunir ditutup sementara. Pasalnya, saat 45 pedagang pasar dilakukan rapid test ternyata ada 3 pedagang yang reaktif alias positif.
"Ada tiga pedagang saat di rapid test reaktif Covid 19," ujar Aziz Fahrozi, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Senin (06/07/2020).
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
Sambil menunggu hasil swab test kepada 3 pedagang pasar, Sekda Lumajang memberikan petunjuk agar pasar Kunir ditutup sementara. Jika dari 3 yang reaktif hasil swab positif Covid 19, kemungkinan besar pasar Kunir akan ditutup lebih lama. "Semoga saja tidak positif," paparnya.
Baca juga: Lumajang Matangkan Persiapan Segoro Topeng Kaliwungu 2026, Siap Hadirkan Pagelaran Budaya Berkesan
Pihaknya sudah sering kali meminta pedagang dan pembeli untuk mematuhi protokol Covid 19. Namun, karena di pasar banyak orang dengan berbagai karakter, masih banyak yang tidak mau memaki masker, tidak cuci tangan meski sudah disediakan di pasar.
"Ya namanya banyak orang, masih ada saja yang tidak mematuhi protokol Covid 19," jelasnya.
Baca juga: Bupati Lumajang: SDM Unggul Jadi Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Dari data terbaru, tanggl 6 Juli 2020, ada tambahan 7 orang terkonfirmasi positif Covid 19. Total 67 positif, 185 PDP dan 430 ODP.(Yd/red)
Editor : Redaksi