Perubahan Cuaca

Waspada La Lina Rek..! Garai Onok Bencana Lumajang

lumajangsatu.com
Petugas BPBD pantau perubahan cuaca di Lumajang.

Lumajang - Dampak Fenomena La Nina sudah dirasakan Lumajang, beberapa titik di area Lumajang mengalami curah hujan tinggi, hingga terjadinya bencana Longsor di Desa Oro-oro Ombo Kecamatan Pronojiwo pada senin kemarin. BPBD Lumajang minta masyarakat lebih waspada.

Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi mengungkapkan, musim hujan tahun 2020 dibarengi dengan fenomena La Nina mengakibatkan cuaca ekstrim dengan intensitas hujan tinggi.

Baca juga: Harry Purwanto Ajak Siswa Baru SMPN 1 Lumajang Bijak Bermedia Sosial Saat MPLS

"La Lina di prediksi puncaknya akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021,"jelasnya pada Lumajangsatu.com Selasa(3/11/2020).

Wawan menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada karena sewaktu-waktu hujan deras disertai angin bisa terjadi.

Baca juga: Istri Dominasi Gugatan Cerai di Lumajang, 1.842 Perkara Masuk hingga Pertengahan Juli

"Jika cuaca mendung dan turun gerimis, kalau tidak ada keperluan mendesak jangan keluar,"himbaunya.

Dia menjelaskan jika Kabupaten Lumajang memiliki daerah-daerah rawan bencana banjir dan longsor hingga pohon tumbang. Dia meminta masyarakat yang berada jalur selatan, Desa wotgalih sampai TPI dan masyarakat Desa Rowokangkung lebih waspada.

Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

"Sedangkan daerah rawan pohon tumbang di Senduro seperti jalur Ranupani dan jalur Argosari,"pungkasnya. (Oky/ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru