Lumajang - Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lumajang resmi dilantik di panti PKK (07/11). Ratna Dewi SP.d, dilantik untuk mengemban amanah memperjuangkan kepentingan para petani.
"Kami dari Perempuan Tani HKTI siap untuk bergerak memperjuangkan nasib petani lebih baik lagi," ujar Ratna kepada Lumajangsatu.com.
Baca juga: BPJS PBI Disesuaikan, Pemkab Lumajang Tegas: Pasien Tak Boleh Ditolak!
Banyak persolan klasik yang masih dihadapi oleh para petani, semisal kelangkaan pupuk dan gagal panen. Tak hanya dibidang pertanian, persolan klasik juga terjadi di bidang peternakan, perikanan dan kehutanan. "Kita akan sinergi untuk kemajuan petani kedepan," paparnya.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Ditanya soal harga produk pertanian yang kadang murah saat panen raya, Ratna menyebut peran tengkulak sangat besar. Perempuan Tani HKTI juga akan melakukan upaya untuk bisa memutus mata rantai tengkulak yang merugikan petani.
Baca juga: Kapolsek Pronojiwo Pimpin Aksi Bersih Lingkungan dan Penanaman Pohon di Puncak Sriti
Ditanya soal potensi pertanian di Lumajang, Ratna menyebut sangat besar, namun masih belum ada sinergi sehingga jadi potensi yang menjanjikan. "Potensi pertanian di Lumajang sangat besar," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi