Candipuro - Hingga kini kondisi Gunung Semeru masih menghawatirkan mengeluarkan letusan abu vulkanik. Setiap malam warga berbondong-bondong memadati tempat pengungsian yang di sediakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang. Hingga kini kebutuhan logistik warga terdampak erupsi Gunung Semeru masih tercukupi.
"Logistik 3-4 hari kedepan tercukupi untuk obat-obatan juga tercukupi," jelas Wawan Hadi Siswoyo, Kabid Penanggulangan, Kesiapsiagaan dan Lgistik (PKL) BPBD Lumajang pada Lumajangsatu.com, Rabu (02/12/2020).
Baca juga: Lumajang Matangkan Persiapan Segoro Topeng Kaliwungu 2026, Siap Hadirkan Pagelaran Budaya Berkesan
Wawan mengatakan jika pihak BPBD Lumajang masih menghawatirkan sisa material yang ada di Curah Kobokan, Desa Sumpiturang, Kecamatan Pronojiwo. "Hujan deras, mencair dan arahnya bisa panjang dan meluber," terangnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
Untuk mengatasi hal tersebut, pihak BPBD Lumajang menempatkan relawan dan Tim Reaksi Cepat (TRC) di lokasi sungai aliran lahar Curah Kobokan. "Agar tidak ada masyarakat yang mendekati lokasi," pungkasnya.(Oky/yd/red)
Editor : Redaksi