Kedungjajang - AA LaNyalla Mahmud Mattalitti Ketua DPD RI melakukan kunjungan ke Lumajang. LaNyalla Mengunjungi pesantren KH Syarifuddin Wonorejo dan Ponpes Miftahul Ulum Desa Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto.
Ketua DPD RI membuka Seminar Nasional di IAI Syarifudin dengan tema "Peran Pondok Pesantren dalam Kemajuan Indonesia". LaNyalla menyabut pesantren tidak hanya berperan dalam memajukan Indonesia, tapi memiliki saham besar dalam kemerdekaan Indonesia.
Baca juga: Perselisihan Jalan Memanas, Lansia 67 Tahun Dibacok hingga Luka di Lumajang
"Tidak diragukan lagi, pesantren memiliki saham besar dalam kemerdekaan dan mempertahankannya," ujar LaNyalla saat sambutan, Kamis (18/02/2021).
Puncak dari perjuangan pesantren saat resulusi jihad 22 Oktober 1945 oleh KH. Hasyim As'ari. Penghargaan negara dengan peran penting pesantren dengan menetapkan tanggal 22 Oktober menjadi Hari Santri Nasional (HSN).
Baca juga: Cegah Guru Terjerat Hukum Saat Disiplinkan Siswa, KORPRI Lumajang Dorong SOP yang Jelas
"Banyak juga tokoh-tokoh pesantren yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional," paparnya.
Sejak dulu, pesantren menjadi prototype civil society yang mandiri dan bisa menyelesaikan berbagai macam persoalan masyarakat. Sampai di era kemerdekaan, pesantren tetap mempertahankan karakternya ditengah kemajuan tekhnologi.
Baca juga: 26 Peserta Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI di Mojo, Polisi Kawal Jalur hingga Usai
"Pesantren menjadi prototype civil society yang bisa menyelesaikan berbagai macam persolan di masyarakat," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi