Sebelum Acara Hajatan

Tradisi Gotong Royong Kupas Kelapa Lestari di Tempursari Lumajang

lumajangsatu.com
Warga RT.02 RW.02 desa Purorejo gotong royong mengupas kelapa

Tempursari - Budaya gotong royong terkadang sudah hilang, terlebih lagi di perkotaan. Namun, di Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang budaya gotong royong saat warga punya hajat (pesta pernikaan dan lainnya), budaya gotong royong masih terjadi.

Tiga hari sebelum acara hajatan, warga biasanya gotong royong mengupas buah kelapa untuk dibuat kue. Kelapa menjadi bahan dasar membuat kue seperti dodol dan lainnya.

Baca juga: Ribuan Warga Padati Karnaval Akulturasi Budaya Pagowan, Kapolsek Pasrujambe Tekankan Keamanan dan Ketertiban

Kaum laki-laki bersama-sama mengupas kelapa dan kaum perempuannya akan memarut kelapa yang sudah dikupas. Setelah selesai, santannya akan dibuat dodol dan bahan dasar kue lainnya.

Baca juga: Polsek dan Koramil Pasrujambe Gembleng Paskibraka, Siapkan Pasukan Terbaik untuk HUT Ke-81 RI

"Alhamdulillah, di desa kami Purorejo budaya gotong royong masih terjaga," ujar Muzani, Sekdes Purorejo Kecamatan Tempursari, Rabu (10/03/2021).

Gotong royong juga berlanjut hingga saat hari H-nya, dimana para tetangga datang untuk membantu (sinoman). Kekompakan itu yang hingga kini yang masih terjadi di pedesaan termasuk di Kecamatan Tempursari.

Baca juga: Bupati Lumajang Beri Motivasi 114 Penerima Beasiswa: Ilmu Harus Diamalkan dan Mampu Ciptakan Peluang Kerja

"Semoga budaya asli Indonesia ini tetap terjaga, meski eranya sudah modern, tapi budaya leluhur tetap terjaga," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru