Senduro - Pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) Glagah Arum Desa Kandangtepus Kecamatan Senduro sudah 70 persen. Ada beberpa fasilitas umum yang masih dalap pengerjaan untuk menyempurnakan Bumi Pekermahan.
"Sudah 70 persen dan diharapkan bisa segera tuntas dalam waktu singkat," ujar Wakil Bupati Lumajang Indah Amperwati.
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Bunda Indah berharap jika PPKM sudah selesai, Buper Glagah Arum bisa banyak pengunjung. Jika Covid 19 terkendali, dan kegiatan perkemahan sudah diperbolehkan, akan ada kegiatan Perkemahan tingkat Jawa Timur di Buper Glagaharum.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
Buper diharapkan bisa meningkatkan ekonomi warga sekitar dengan banyaknya pengunjung dan kegiatan tingkat Kabupaten, Jatim dan Nasional. "Kita rencanakan ada perkemahan se-Jawa Timur jika kegiatan diperbolehkan digelar," jelas Bunda Indah yang juga ketua Kwarcab Pramuka Lumajang itu.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Lumajang dari Fraksi Golkar H. Suigsan sangat mendukung keberadaan Buper Glagah Arum. Terlebih lagi di Kecamatan Senduro banyak wisata yang terhubung dengan kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS).
Baca juga: Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Lumajang Turun ke Jalan Sasar Sopir Truk
Di atas Buper Glagah Arum ada wisata Desa Adat Argosari, Wisata Negeri Atas Awan B29, dibawah Buper ada Pura Mandara Giri Semeru Agung. Tak hanya itu, ada juga wisata pendakian ke gunung tertinggi di Jawa Semeru dengan sejumlah danau yang sangat terkenal.
Di Senduro juga terkenal dengan hasil perkebunannya seperti pisang mas kirana, kopi, durian dan lainnya. Senduro juga banyak warga yang mememlihara sapi perah dan kambing perah. "Jadi sudah sangat cocok ada Buper di Senduro, kita sangat mendukung," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi