Lumajang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang akan segera bentuk sekolah tangguh bencana. Saat ini akan diprioritaskan bagi sejumlah wilayah yang rawan bencana seperti di daerah pesisir.
Mitigasi bencana harus diberikan kepada para siswa sekolah, apalagi di sekolah yang dijadikan pilot project yang ketika hujan selalu terkena dampak banjir maupun longsor. Pelatihan ini dilakukan agar ketika terjadi bencana, para siswa dapat mengetahui bagaimana upaya penanggulangan yang dimulai dari proses evakuasi, menolong sampai dengan mengobati siswa lain ketika terjadi bencana.
Baca juga: Kapolres Lumajang Ajak Mahasiswa Rawat Kebhinekaan di Tengah Polarisasi Ruang Digital
Selain di sekolah, para siswa juga diharapkan mampu tampil di masyarakat karena memiliki dasar tentang mitigasi bencana. Selama ini mitigasi bencana hanya diberikan kepada orang dewasa atau relawan yang dibentuk di setiap kecamatan.
Baca juga: 150 Buruh Pabrik Rokok di Lumajang Terima BLT DBHCHT, Bupati: Semoga Ringankan Beban Keluarga
"Ini kami lakukan di wilayah pesisir seperti di Bulu Rejo Kecamatan Tempursari, Insyaallah Rabu besok di Wilayah Pasirian," kata Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Indra Wibowo, Senin (25/10/2021).
Selain di sekolah, para siswa juga diharapkan mampu tampil di masyarakat karena memiliki dasar tentang mitigasi bencana. Selama ini mitigasi bencana hanya diberikan kepada orang dewasa atau relawan yang dibentuk di setiap Kecamatan.
Baca juga: Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolres Lumajang Terima Silaturahmi Ketua Umum DPP Madas Sedarah
Pendekatan ini sebagai upaya untuk menyiapkan para siswa sejak dini guna mengatasi bencana, karena sebagai salah satu daerah yang rawan bencana sehingga mitigasi perlu ditanamkan sejak dini.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi