Lumajang - Polisi sudah memeriksa 5 saksi dugaan pencabulan oknum guru honorer SMP swasta di Lumajang. MR (35) saat ini sudah ditahan di Mapolres Lumajang setelah ada laporan dari pihak keluarga korban yang tak lain muridnya sendiri.
"Terduga tersangka dan 5 saksi sudah kita periksa," ujar AKBP Eka Yekti Hananto Seno, Kapolres Lumajang, Kamis (18/11/2021).
Baca juga: Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polres Lumajang Salurkan 1.200 Liter Air Bersih di Gucialit
Para saksi yang diperiksa teman korban, guru dan sopir. Polisi juga akan melakukan pendalaman atas kasus pencabulan tersebut, untuk mencari apakah ada korban lain selaian satu korban yang sudah melapor.
Baca juga: Pertamax dan Pertalite Habis di SPBU Pasirian, Polisi Turun Pantau Stok BBM
"Untuk sementara korbannya masih satu, tidak menutup kemungkinan ada korban lain," jelasnya.
Baca juga: Cegah Macet di Pasar Gedang Ranuyoso, Kapolres Lumajang Turun ke Jalan Sejak Pukul 06.00 WIB
Informasi yang dihimpun bahwa korban sudah dicabuli sejak berusia 13 tahun. Sang guru cabul sering memberikan hadiah, membujuk korban dengan kata-kata gombal dan akhirnya beredar kabar ada kedekatan antara pelaku dan korban yang masih dibawah umur. Sedangkan pelaku sudah memiliki istri dan juga anak.(Yd/red)
Editor : Redaksi