Candipuro - Jalan kusus tambang yang dikelola asosiasi penambang habis disapu banjir lahar dingin Semeru, (02/01). Jalan yang terhubung mulai Kecamatan Candipuro hingga ke Pasirian rata tertimbun material abu dan pasir Semeru.
Didik Almashudi, pelaksana jalan tambang menyatakan pihaknya akan terus berkomitmen untuk kembali membuat jalan tambang. Sebab, asosiasi sudah ditunjuk oleh Bupati Lumajang untuk mengelola jalan kusus tambang agar tidak mennggangu lalulintas di jalan umum.
Baca juga: Pemkab Lumajang Intensif Pantau Distribusi BBM, Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Masyarakat
"Banjir Minggu kemarin membuat jalan kusus tambang habis total," jelas Didik kepada Lumajangsatu.com, Selasa (04/01/2022).
Baca juga: Panen Tebu Meningkat, Kebutuhan Biosolar di Lumajang Ikut Melonjak
Pihak asosiasi akan berupaya untuk mencari jalan yang tidak melewati rawan banjir. Jalan kusus tambang yang dulu dibangun, memang berada di pinggir aliran lahar Semeru dan sangat rawan rusak akibat banjir.
"Kita sadar bahwa jalan yang dulu kita buat berada di lokasi yang sangat rawan rusak akibat diterjang banjir," paparnya.
Baca juga: Polsek Padang Hidupkan Satkamling, Warga Diajak Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan Malam
Pihanya siap mencari jalur baru, sekiranya tidak akan mengganggu jalan umum yang dilewati masyarakat umum. Dengan jalan kusus tambang, juga bisa meminimalisir potensi kerusakan jalan umum yang saat ini sudah banyak diperbaiki.(Yd/red)
Editor : Redaksi