Lumajang - Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan menanggapi maraknya tindakan kriminalitas di Lumajang terutama tentang adanya pencurian sapi atau curwan. Pihaknya menghalalkan darah pelaku untuk ditembak mati oleh petugas kepolisian.
Tindakan tegas dan terukur bisa dilakukan untuk menyelamatkan anggota petugas, karena saat pelaku melancarkan aksinya pasti membawa senjata tajam. "Lebih baik anggota melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku," kata AKBP Dewa, Jum'at (08/04/2022).
Baca juga: Polres Lumajang Hadiri Perayaan Natal BKSAG 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi dan Keamanan
Sementara itu pihaknya sudah memetakan beberapa daerah yang rawan untuk patroli keliling melibatkan masyarakat dan SKD. Dia juga menyampaikan bahwa telah menangkap pelaku maling sapi di daerah Kecamatan Padang dan untuk pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
"Doa kan pelaku agar segera ketangkap" ungkapnya.
Baca juga: Persempit Ruang Gerak Kriminalitas, Polsek Kunir Intensifkan Patroli Jalan Raya
Masyarakat juga diminta agar aktif memberikan informasi kepada polisi jika ada gelagat yang mencurigakan di lingkungannya.
Pernyataan Kapolres Lumajang disambut baik oleh sejumlah masyarakat Lumajang. Namun, warga berharap hanya statement saja, namun ada langkah nyata karena aksi maling sapi sudah menebarkan teror bagi kenyamanan warga Lumajang.
Baca juga: Antisipasi Begal dan Curanmor, Polsek Pasrujambe Intensifkan Patroli Siang di Wilayah Rawan
"Kami dukung, tapi kita berharap ada langkah nyata, karena masih ada sejumlah pelaku yang sudah lama DPO, tapi belum tertangkap," jelas Ahmad, salah seorang warga Lumajang utara.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi