Candipuro - Meski secara resmi sudah ditutup, namun masih ada saja warga yang nekat melintas di jembatan gantung Gladak Perak. Petugas sudah memasang papan pengemuman dan pembatas di pertigaan patung Salak Candipuro.
"Karena keterbatasan personil, kita tidak bisa melakukan pengawasan maksimal, sehingga ada saja warga yang nekat melintas," ujar Abdul Aziz, Sekcam Candipuro, Senin (16/05/2022).
Baca juga: Perselisihan Jalan Memanas, Lansia 67 Tahun Dibacok hingga Luka di Lumajang
Jembatan gantung Gladak Perak ditutup karena tebing sisi selatan longosor. Khawatir akan terjadi longosr susulan dan bisa menimbulkan korban jiwa, kemudian jembatan ditutup untuk sementara waktu sambil dilakukan perbaikan penguat tebing.
Baca juga: Cegah Guru Terjerat Hukum Saat Disiplinkan Siswa, KORPRI Lumajang Dorong SOP yang Jelas
Petugas dengan pekerja proyek rencananya akan melakukan evaluasi penutupan jembatan tersebut. Sebab, selama 3 hari tidak ada lagi longsoran tebing.
Namun, jika hujan turun memang sangat membahayakan karena tebing masih sangat labil. Bebatuan besar yang ada di atas tebing jika runtuh dan menimpa pengendara, akan sangat membahayakan.
Baca juga: 26 Peserta Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI di Mojo, Polisi Kawal Jalur hingga Usai
"Informasinya akan segera dilakukan evaluasi, apakah jembatan akan dibuka kembali atau terus dilakukan penutupan," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi