Segera Diambil Alih

BAZNAS Lumajang Akan Bangun Huntara Yang Ditinggal ACT

lumajangsatu.com
Dok. Pembangunan Huntara dan Huntab penyintas erupsi Semeru

Lumajang - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang akan mengambil alih pembangunan hunian sementara (Huntara) penyintas Semeru. Pasalnya, ada 283 Huntara yang tidak dibanguan oleh NGO dan lembaga yang awalnya menyanggupi.

Termasuk Huntara yang disanggupi Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dimana, ACT menyanggupi 100 unit, namun yang selesai dibangun baru 22 unit Huntara dan akhirnya tidak ada kabar kelanjutannya.

Baca juga: Pemkab Lumajang Siapkan Tambahan Beasiswa Kuliah, Mahasiswa Kurang Mampu Jadi Prioritas

"Ada 283 Huntara yang tidak terbangun dan 78 unit yang disanggupi ACT," jelas Atok Hasan Sanusi, Ketua BAZNAS Lumajang, Sabtu (16/07/2022).

Baca juga: Patroli Malam, Polsek Kunir Perkuat Sinergi dengan Warga Jaga Kamtibmas di Desa Sukorejo

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menuntaskan pembangunan Huntara. BAZNAS nantinya akan menunjuk rekanan untuk membanguan Huntara bagi penyintas erupsi Semeru.

Baca juga: Hari Ketiga MPLS, Polsek Senduro Bekali Siswa Baru Tertib Lalu Lintas, Bahaya Narkoba hingga Cegah Bullying

Seluruh dana yang terkumpul di BAZNAS Kabupaten Lumajang mencapai 47,9 miliar. Sedangkan dana yang sudah dialokasikan sekitar 9 miliar dan sisanya akan dibangunkan Huntara dan sejumlah fasilitas umum.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru