Agar Tak Timbulkan Banyak Praduga

DPRD Lumajang Dorong Kejaksaan Cepat Umumkan TSK Korupsi Pisang Kirana

lumajangsatu.com
H. Akhmat ST, Wakil Ketua DPRD Lumajang dari Fraksi PPP

Lumajang - Sebulan lebih sejak digelar rilis (21/07), hingga kini Kejaksaan Negeri Lumajang tak kunjung mengumumkan siapa tersangka dugaan korupsi pengadaan pisang mas Kirana. H. Akhmat ST, Wakil Ketua DPRD Lumajang mendorong kejaksaan lebih lebih terbuka dalam proses penanganan kasus tersebut.

DPRD percaya Kejaksaan sudah bekerja sesuai prosedur, namun mengumumkan perkembangan penyidikan secara berkala kepada masyarakat juga sangat penting. Sehingga masyarakat Lumajang tidak berfikir dan menafsirkan yang aneh-aneh atas molornya pengumuman calon tersangka tersebut.

Baca juga: Patroli Malam, Polsek Jatiroto Intensifkan Pengamanan Pertokoan dan ATM Antisipasi Kejahatan 3C

"Kejaksaan tentunya sudah bekerja, namun mengumumkan perkembangannya lewat media juga sangat penting," ujar politisi PPP itu, Kamis (25/08/2022).

Masyarakat tentunya bertanya-tanya, siapa yang terlibat dalam kasus yang diduga merugikan negara hingga 800 juta tersebut. Pasalnya, saat rilis awal, kejaksaan sudah menyebutkan 4 calon tersangka, 3 dari PNS dan 1 dari pihak rekanan.

Baca juga: Kapolres Lumajang Silaturahmi ke Sesepuh Ranu Pani, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas di Lereng Semeru

"Jika berlarut-larut, maka di masyarakat akan menimbulkan tanda tanya besar, ada apa," terangnya.

Tak hanya DPRD, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lumajang juga mengawal kasus tersebut. Bahkan, PMII sempat melakukan mendatangi kantor Kejakasaan dengan membawa bongkol pisang.

Baca juga: Kapolres Lumajang Naik Motor Trail Pantau Karhutla TNBTS, Perintahkan Pembuatan Fire Break

Kepala mahasiswa, Kejaksaan menyatakan ada kendala dalam pemeriksaan saksi ahli dari kementrian. Jika sudah melakukan pemeriksaan saksi ahli, maka segera diumumkan tersangka dugaan kasus korupsi pengadaan pisang mas Kirana tersebut.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru