Lumajang - Pemimpin Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Lumajang Hendra Affandi Rambe dalam surat rilisnya mengatakan bahwa dalam kasus perampokan yang terjadi di BRI Unit Kunir, pelaku membawa kabur uang sebesar Rp240 juta.Menurutnya kejadian perampokan tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku dengan pengancaman menggunakan senjata tajam kepada petugas teller dan mengambil uang secara paksa.
BRI juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan langsungmelakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan pengejaran kepada pelaku.
Baca juga: BPJS PBI Disesuaikan, Pemkab Lumajang Tegas: Pasien Tak Boleh Ditolak!
Sebelumnya Wakapolres Lumajang Kompol Andi Febriyanto Ali mengatakan petugas sudah melakukan olah TKP untuk penyelidikan terkait dengan kejadian perampokan itu dan sudah melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Baca juga: Polsek Pasirian Gandeng SKD dan Takmir, Tarawih di Masjid Nurul Huda Berlangsung Aman
"Mudah-mudahan pelaku perampokan BRI Unit Kunir bisa segera kami tangkap," katanya.
Baca juga: Warga Sumberejo ‘Curhat’ ke Polisi, Soal Keamanan Jadi Sorotan
Dalam rekaman CCTV terlihat dua orang laki-laki dengan memakai helm dan penutup wajah serta membawa senjata tajam jenis pisau panjang datang ke BRI Unit Kunir dengan menggunakan sepeda motor. Kemudian seorang pelaku berdiri di tengah pintu dan satu pelaku lainnya masuk ke ruang teller dengan menodongkan senjata tajam ke karyawan BRI (Ind/red).
Editor : Redaksi