Lumajang - Diduga karena pondasi rumah kurang kokoh, rumah serta bengkel tambal ban milik Hendi Setiawan (16) warga Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo ambruk. Peristiwa tersebut mengakibatkan Hendi meninggal dunia dalam keadaan terjepit puing bangunan.
Menurut informasi dari Mapolsek Pronojiwo saat itu pemilik rumah sedang tidur pada jam 01.00 WIB. Sehingga korban tidak sempat menyelamatkan diri, terlebih ketika itu tidak ada longsor maupun hujan deras.
Baca juga: Pimpinan Baru Bank Jatim Lumajang Temui Bupati, Sinergi dengan Pemkab Jadi Sorotan
Sejak kejadian tersebut polisi langsung olahTKP. Kapolsek Pronojiwo Iptu Wahono mengatakan bahwa ada dua kemungkinan penyebab rumah tersebut roboh.
Baca juga: 15.887 Pekerja di Lumajang Dapat Perlindungan Jaminan Sosial, Tak Hanya Pekerja Formal
"Kontur tanah memiliki kemiringan serta kami menemukan adanya aliran air yang menggenangi bawah fondasi rumah" ungkapnya Minggu, (12/11/2023).
Selanjutnya konstruksinya memang tidak sesuai terlihat dari fondasi tidak bisa menahan.
Baca juga: PKL B29 Ditata, Pemkab Lumajang Tegaskan Pedagang Hanya Berjualan di Rest Area Satu
"Selain rumah dan bengkel, kandang sapi di bawah bangunan juga ambruk. Tiga ekor sapi limosin mengalami luka-luka" tutupnya (Ind/red).
Editor : Redaksi