Lumajang - Banjir lahar dingin Gunung Semeru kembali terjadi. Akibatnya empat truk penambang pasir terjebak di sungai Regoyo di Desa Jugosari, Kabupaten Lumajang Minggu, (3/3/2024).
Banjir terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan puncak Gunung. Sekitar pukul 15.02 WIB kekuatan getaran banjir mencapai 35 milimeter.
Baca juga: Pemkab Lumajang Siapkan Tambahan Beasiswa Kuliah, Mahasiswa Kurang Mampu Jadi Prioritas
Farhan salah satu warga sekitar, tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir lahar dingin, karena sopir sempat melarikan diri.
"Sopir truk langsung bergegas keluar dari kabin truk dan menyelamatkan diri ke seberang sungai," katanya.
Baca juga: TMMD Ke-129 Dimulai, Infrastruktur Desa Ledoktempuro Ditingkatkan untuk Dorong Ekonomi Warga
Akibat banjir lahar ini, dari 30 truk yang ada di lokasi, 4 truk lainnya terjebak antrean hingga akhirnya diterjang banjir lahar.
Sebelumnya truk tersebut melakukan pengisian pasir, setelah selesai truk menyebrang sungai. Tetapi sayangnya banjir lahar tiba - tiba datang dengan sangat cepat dan deras sehingga truk yang bermuatan pasir kesulitan untuk diselamatkan.
Baca juga: Patroli Malam, Polsek Kunir Perkuat Sinergi dengan Warga Jaga Kamtibmas di Desa Sukorejo
" Beruntung meskipun terjebak namun empat sopir truk berhasil keluar dari kabin sehingga tidak sampai mengakibatkan korban jiwa" tutupnya (Ind/red).
Editor : Redaksi