Saat melintas jembatan

Akibat Banjir Lahar Sepasang Suami Istri Ditemukan Meninggal Dunia di Lumajang

lumajangsatu.com
Korban langsung di evakuasi oleh warga dan petugas

Lumajang - Banjir yang terjadi di Lumajang merenggut dua korban jiwa. Dua di antaranya adalah pasangan suami istri Ngatini (49) dan Ngatini (46). Keduanya hanyut terseret banjir lahar Semeru saat mengendarai sepeda motor.

Pasangan suami istri berboncengan mengendarai sepeda motor melintas di jembatan kali mujur, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro kemudian ambrol. Saat itu, mereka baru saja pulang silaturahmi. 

Baca juga: Sengit hingga Adu Penalti, Polsek Lumajang Kota Amankan Nobar Final Persebaya vs Persib

Ketika melintasi di ujung jembatan, kemudian jembatan tersebut ambrolambrol.  Sepeda motor mereka naiki jatuh ke dasar sungai, lalu terbawa banjir lahar dingin Semeru. 

Baca juga: Rangkaian HUT ke-25, Demokrat Lumajang Gelar Gerakan "Langit Biru Indonesia Asri" di Sepanjang Jalan Lintas Timur

"Korban di ketemukan oleh warga dengan kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Dusun Kebonjati, Desa Kloposawit," Ujar Kapolsek Candipuro Iptu Lugito. 

Setelah berhasil ditemukan korban di evakuasi ke rumahnya untuk dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga di Dusun Jurang Geger, Desa Kloposawit, Kecamatan Candipuro. 

Baca juga: Jaga Kamtibmas, Personel Polsek Pasrujambe Rangkul Tokoh Masyarakat Lewat Patroli Dialogis

"Sebelumnya hujan turun di wilayah Candipuro mulai pagi hingga saat ini dengan itensitas tinggi sehingga mengakibatkan debit air di daerah aliran Sungai Mujur meningkat dan mengakibatkan rusaknya pondasi jembatan dan bendungan," terangnya (Ind/hum/red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru