Lumajang – Seorang ibu bernama Anik Mutmainah meninggal dunia saat menyaksikan karnaval di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu malam (2/8/2025). Peristiwa ini viral di media sosial dan memicu perdebatan di kalangan warganet mengenai penyebab kematiannya.
Sebagian warganet menduga kerasnya suara sistem pengeras (sound horeg) menjadi penyebab meninggalnya korban. Namun, sejumlah pihak lain membantah klaim tersebut dan menyatakan bahwa penyebab kematian tidak terkait dengan penggunaan sound system.
Baca juga: Harga Cabai Rawit Lumajang Tembus Rp72.500 per Kg, Pemkab Siapkan Gerakan Pangan Murah
Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roi Madona, mengatakan pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban.
“Kalau penyebabnya kami tidak tahu, mungkin dokter yang lebih tahu. Soalnya dokter tidak menyebutkan penyebabnya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (3/8/2025).
Baca juga: Jelang Operasi Jantung di India, Bupati Lumajang Beri Semangat untuk Arga
Sebelum meninggal, korban dilaporkan sempat mengeluh pusing dan mual, kemudian pingsan saat berada di lokasi karnaval. Tim medis yang datang ke tempat kejadian menyatakan korban sudah tidak bernyawa.
Baca juga: Polsek Jatiroto Kenalkan SMA Kemala Taruna Bhayangkara kepada Pelajar SMPN 1
Pihak kepolisian menyampaikan turut berduka cita atas peristiwa tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian hingga ada keterangan resmi dari tenaga medis (Ind/red).
Editor : Redaksi