Lumajang - Empat proyek inovasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Lumajang resmi diluncurkan Bupati Indah Amperawati di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (8/9/2025). Program hasil Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII ini digagas dan dikembangkan ASN dari masing-masing perangkat daerah tanpa tambahan anggaran.
Baca juga: HUT Satpam ke-45, Kapolres Lumajang Tegaskan Peran Strategis Satpam Jaga Keamanan
Bupati menegaskan, inovasi tersebut harus segera diimplementasikan agar pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan sesuai kebutuhan warga. *“Proyek-proyek ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata mewujudkan Lumajang yang melayani dan berdaya saing,”* ujarnya.
Adapun empat proyek yang siap dijalankan meliputi:
* **Si MATA KIJANG (BKD)**: Sistem manajemen talenta ASN berbasis data untuk menempatkan pegawai sesuai kompetensi serta mempercepat pengambilan keputusan terkait SDM.
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Ranuyoso Pantau Penanaman Jagung Program Asta Cita
* **E_TAPAK (BPRD)**: Elektronifikasi transaksi pajak daerah yang memudahkan masyarakat membayar pajak secara cepat, transparan, dan akuntabel.
* **Si Pintar PJU (Dishub)**: Sistem pemantauan lampu jalan digital real-time, memungkinkan perbaikan lebih cepat demi kenyamanan warga.
* **SMILE (Bakesbangpol)**: Sistem informasi lintas sektoral untuk memperkuat deteksi dini potensi gangguan keamanan dan kondusivitas wilayah.
Baca juga: Kemenag Lumajang Rayakan HAB di Destinasi Wisata, Bupati Tekankan Peran AI
Menurut Bupati, proyek inovasi ini menjadi tolok ukur kemampuan ASN Lumajang dalam membaca tantangan publik sekaligus menghadirkan solusi konkret. Dampak yang diharapkan antara lain pelayanan lebih responsif, birokrasi lebih efisien, dan kualitas hidup masyarakat meningkat.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mendorong transformasi digital birokrasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan meningkatkan akuntabilitas layanan publik. Pemkab Lumajang berharap empat inovasi ini dapat menjadi model penerapan kreativitas ASN bagi daerah lain (Ind/red).
Editor : Redaksi