Dendam

Duel Carok Berdarah di Lumajang, Kerabat Sendiri Saling Bacok: Satu Tewas, Satu Kritis

Reporter : Indana Zulfa
Polisi saat melakukan olah TKP

LUMAJANG – Duel carok berdarah pecah di Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah, Kamis (21/5/2026) siang, menelan korban jiwa.

 

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Pengabdian Polri

Abdul Karim Marzuki (55) tewas mengenaskan di lokasi kejadian, sementara lawannya, Wasil (44), harus dilarikan ke RSUD dr. Haryoto Lumajang dalam kondisi luka berat di bagian perut. Tragisnya, keduanya diketahui masih bertetangga sekaligus memiliki hubungan kekerabatan.

 

Peristiwa memilukan itu terjadi di area perkebunan sengon menjelang waktu dhuhur. Duel maut diduga dipicu cekcok saat keduanya berpapasan di jalan usai serempetan sepeda motor.

 

Emosi yang memuncak membuat Abdul Karim pulang ke rumah, meletakkan hasil mencari pakan ternak, lalu mengambil celurit. Meski sempat dicegah sang istri, niatnya tak terbendung.

 

“Suami saya sempat pamit mau carok. Sudah saya larang, tapi tetap pergi,” ujar Saniyeh, istri korban, dengan suara bergetar di kamar jenazah.

 

Bentrok tak terhindarkan. Kedua pria itu terlibat duel sengit di tengah kebun. Tebasan senjata tajam menghantam tubuh korban hingga mengalami luka parah di bagian paha, wajah, dan kepala belakang. Abdul Karim pun meregang nyawa di tempat.

Baca juga: 62 Personel Polres Lumajang Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Momentum Tingkatkan Profesionalisme

 

Sementara itu, Wasil mengalami luka serius di bagian perut dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.

 

Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Prass Ardinata membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut duel terjadi sekitar pukul 11.00 hingga 11.30 WIB.

 

Baca juga: Bhabinkamtibmas Sukodono Perkuat Peran Satlinmas Jaga Keamanan Desa

“Peristiwa ini bermula dari cekcok setelah serempetan kendaraan. Salah satu pihak tidak terima hingga akhirnya menantang duel,” jelasnya.

 

Polisi juga mengungkap adanya dugaan konflik lama antara kedua pihak yang diduga menjadi pemicu utama tragedi berdarah tersebut.

 

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk mendalami kemungkinan adanya keterlibatan lebih dari satu pelaku dalam insiden tersebut (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru