Lumajang (lumajangsatu.com) - Tosan adalah salah satu aktivis tolak tambang yang jadi korban penganiayaan berat oleh Preman suruhan Kepala Desa Selok Awar-awar Kecamatan Pasirian terus dijaga oleh aparat keamanan. Tosan, juga salah satu saksi kunci yang mengetahui gerombolan preman pro tambang illegal yang sebelum membunuh Salim Kancil, menganiaya dirinya.
Puluhan personil Polisi Gabungan dari Brimob, Polres, Satpol PP dan Koramil berjaga-jaga di rumah Tosan. Aparat mengantisipasi adanya tamu yang mengancam tosan baik dengan secara fisik atau mental.
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
"Pengamanan pak Tosan, kayak pak Jokowi," ujar Sinto, salah satu warga Selok.
"Semoga pak tosan aman dan selok dijauhkan dari orang-orang yang menghamba pada uang," jelas buadi, warga lainya.
Kapolsek Pasirian, AKP Eko Hari mengaku, pengamanan pada Tosan lebih intensif. Dikarenkan tosan dilindungi oleh LPSK dan juga sebagai saksi kunci pelaku kekerasan dan pembunuan.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
"Pengamanan terus dilakukan, hingga persidangan," jelasnya.(ls/red)
Editor : Redaksi