Diduga Terima Uang Haram Tambang Pasir Illegal, Camat Pasirian Dicopot

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Bupati Lumajang. As'at Malik benar-benar dibuat pusing tujuh keliling oleh kinerja anak buahnya yang diduga menerima uang haram dari tambang pasir illegal di Desa Selok Awar-awar Kecamatan Pasirian.

Akibatnya, Camat Pasirian, Abdul Basar di mutasi sebagai PNS biasa bersama Sekteraris Kecamatana (Sekcam), Suryanto. Keduanya tidak hadir dalam mutasi 26 PNS eselon III dan IV di Pendopo, Senin(19/10) siang.

Baca juga: LAZISNU Lumajang Terus Bergerak, Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Posisi Abdul Basar diganti oleh, Patria Dwi Hastiadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Yosowilanggun. Kejadian ini, menjadi rasan-rasan dikalangan jurnalis yang meliput.

Baca juga: Harry Purwanto, Akademisi dan Praktisi Media yang Mengembangkan Komunikasi Digital Indonesia di Lumajang

As'at Malik mengatakan, mutasi ini sebagai bentuk rotasi jabatan untuk meningkatkan kinerja Pemkab Lumajang. Soal mutasi Camat Pasirian, dirinya hanya berharap yang bersangkutan fokus pada penanagann kasus soal tambang pasir di Selok Awar-awar.

Baca juga: Peduli Pengembangan Atlet Santri, Ning Laila Serahkan Alat Pertandingan di Kejurkab VII Trisula 2026 Pagar Nusa Lumajang

"Biar fokus ke masalah itu dulu, biar tenang," ungkap As'at. (ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru