Uji Publik 3 Raperda, KTR dan Mihol Banyak Dapat Masukan dan Kritikan

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Bagian Hukum Pemkab Lumajang menggelar uji publik 3 rencana peraturan daerah (raperda) yang akan segera diajukan ke DPRD Lumajang. Anatara lain, raperda pedoman pembentukan prodak hukum daerah, kawasan tanpa rokok (KTR) dan larangan produksi, pejualan, peredaran dan konsumi minuman beralkohol.

"Kita lakukan uji publik 3 raperda yang akan segera kita ajukan ke DPRD Lumajang untuk segera dibahas tahuan 2016," ujar Taufiq Hidayat kabag Hukum Pemkab Lumajang, Jum'at (11/12/2015).

Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak

Saat acara uji publik banyak sekali masukan khususnya raparda KTR serta larangan minuman berlakohol. Menurut undangan larangan minuman alkhol dirasa cukup keras, sebab dalam aturan dinas perindustrian masih ada pengelompokan minuman beralkohol.

Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Pengawasan TMMD ke-129, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

"Kita akan kaji lebih lanjut agar raperda yang akan kita ajukan dan setelah disetujui nanatinya tidak akan mentah di pusat," paparnya.

Raperda KTR juga banyak mendapapatkan masukan, teruma soal penegakannya setlah disahkan menajdi prodak hukum daerah. Jangan sampai, peraturannya ada namun mandul dalam penegakan perdanya.

Baca juga: Rangkaian HUT ke-25, Demokrat Lumajang Gelar Gerakan "Langit Biru Indonesia Asri" di Sepanjang Jalan Lintas Timur

"Kita tidak melaranag orang merokok, namun lebih pada mengatur dan membatasai ruang-ruang publik agar tidak merokok," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru