Lumajang (lumajangsatu.com) - Puluhan warga Pandanarum Kecamtan Tempeh melolak hasil penjaringan perangkat desa yang digelar tanggal 11 Desember 2016. Warga melakukan aksi unjuk rasa di Kecamatan Tempeh dan menyegel kantor desa.
"Kita kecewa dengan hasil penjaringan itu, kami meminta agar diulang karena yang jadi adalah orang-orang kepada desa semua," ujar Madris salah seoarng warga, Rabu (21/12/2016).
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Sebelumnya, warga membentangkan baleho penolakan namun Camat Tempeh agar ditrunkan dan akan menfasilitasi penolakan warga tersbut. Namun, warga kecewa karena perangkat desa dan sekdes akan tetap dilantik oleh pihak desa.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
"Kita juga menagih janji pak camat, karena kita sudah menurunkan baleho penolakan, namun pelantikan akan tetap dilakukan," jelasnya.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
Warga sudah memperkirkan yang jadi adalah orang-orang kepala desa. Benar saja, seteleh dilakukan tes tulis, yang mendapatkan nilai besar adalah orang-orang yang ditebak warga. "Kalau seperti ini, kapan majunya desa Pandanarum," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi