Lumajang (lumajangsatu.com) - Bupati Lumajang As'at Malik meminta kepala desa untuk tetap melaksanakan program Prona. Sebab, program tersebut sangat ditunggu dan menguntungkan masyarakat.
"Saya sudah melakukan koordinasi dengan para kades agar tetap melaksanakan program Prona," ujar As'at Malik diruang kerjanya, Selasa (07/03/2017).
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Terkait kisruh Prona, Bupati meminta kades tetap beracuan pada juknis dan aturan yang diberikan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Meski gratis, namun ada sejumlah pembiayaan yang tetap dibebankan kepada pemohon Prona, seperti biaya materai, biaya patok dan lainnya.
"Biaya ini yang harus transparan melalui Pokja yang dibentuk, tentunya BPN juga sudah melakukan sosialisasi kepada desa-desa," jelasnya.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Sebelumnya diberitakan, Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Lumajang mengeluh soal penangkapan salah satu kades oleh Saber Pungli. AKD menganggap bahwa tarikan yang dilakukan sudah sesuai juknis karena dilakukan oleh Pokja Prona dan kades tidak ikut campur.(Yd/red)
Editor : Redaksi