Lumajang (lumajangsatu.com) - Ramainya pembahasan pengemis oleh netizen di media sosial facebook yang membawa anak asal desa Wonosari ditanggpai anggota Komisi D DPRD Lumajang. Idries Marzuqi, politisi Demokrat meminta pemerintah turun tangan karena sudah melibatkan anak kecil.
Hal itu akan berdampak pada psikologis anak yang dibawa oleh bapaknya tersebut. Satpol PP dan Dinas Sosial harus mengambil tindakan dengan memberikan pembinaan dan penyadaran.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Pemeirntah harus ambil langkah, jangan sampai anak yang dibawa-bawa itu memiliki trauma secara psikologis," ujar Ketua Fraksi Demokrat Lumajang itu, Kamis (23/03/2017).
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Dirinya juga langsung menghubungi Kepala Desa Wonosari agar mengambil langkah. Pihak Desa kata Idries akan menfasilitasi dengan pemerintah sehingga warganya tidak lagi mengemis.
"Saya juga hubungi pak Kadesnya, kebetulan saya juga kenal. Kepala Desa akan menfasilitasi dengan Dinas Sosial agar dapat bantuan dan pembinaan sehingga tidak mengemis lagi," pungkasnya.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
Dari pantauan lumajangsatu.com, pengemis berperawakan kurus tersebut memang sudah lama berada di Lumajang. Saat pulang, sang pengemis dijemput istrinya dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter. Jika ditegur mengapa mengemis karena masih muda dan kuat bekerja, biasanya menjawab dari pada mencuri lebih baik mengemis dengan nada menggerutu.(Yd/red)
Editor : Redaksi