Lumajang (lumajangsatu.com) - Longsor yang terjadi di KM 57 Piket Nol Desa Sumberwuluh menutup total akses Lumajang-Malang. Satlantas Polres Lumajang langsung memberikan rambu jalur terputus agar pengedara tidak terjebak macet.
"Putus total jalur Lumajang-Malang dan kita arahkan pengendara untuk balik arah," ujar AKP IGP Atma Giri SH, Kasatlantas Polres Lumajang, Kamis (21/03/2019).
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Polisi juga sudah memasang rambu di jembatan merah dan pertigaan Wonorejo agara pengendara yang hendak ke Malang lewat Probolinggo. Polisi juga tidak merekomendasikan lewat jalur Senduro-Ranupani karena juga sangat rawan longsor.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
"Kita minta pengedara lewat Probolinggo. Kita juga tidak rekomendasi lewat Ranupani karena masih rawan longsor saat musim hujan ini," jelasnya.
Ada dua alat berat dikerahkan, namun ada batu besar yang cukup sulit dievakuasi. Diperkirakan, evakuasi membutuhkan waktu sekitar satu hari, bahkan jika batu tidak bisa dievakuasi bisa membutuhkan waktu lebih lama lagi.
Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 54 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
"Kita berharap dua hari sudah normal lagi. Tapi kita usahakan secepatnya bisa menyingkirkan materil bebatuan dari bahu jalan," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi