Healt

Minum Air Dingin Vs Air Hangat Setelah Olahraga, Lebih Sehat Mana?

lumajangsatu.com
Cukupi kebutuhan air minum agar tidak dehidrasi

Lumajang (Lumajangsatu.com)- Sehabis olahraga, tubuh memerlukan rehidrasi. Minum air putih merupakan salah satu cara mengembalikan hidrasi atau kecukupan cairan tubuh. Lebih sehat minum air hangat atau air dingin?

Perdebatan tentang hal ini seolah tidak pernah ada habisnya. Walau sama-sama punya manfaat untuk mengembalikan cairan tubuh, perbedaan suhu memberikan efek berbeda di dalam tubuh.

Baca juga: Ratusan Warga Pandansari Lumajang Tumpah Ruah Ikuti Jalan Santai Poko'e Obah

Air Dingin

Bila kamu masih akan menlanjutkan olahraga, maka minum dingin punya efek positif. Suhu yang lebih rendah menjaga temperatur inti tubuh tetap terjaga sehingga sanggup melanjutkan olahraga lebih lama tanpa risiko overheat.

"Air dingin lebih menyegarkan, dan mendinginkan tubuh sedikit lebih baik," kata pakar nutrisi olahraga Nancy Clark seperti dikutip dari WebMD.

Baca juga: Forkopimda Lumajang Tinjau Dua Gereja, Kapolres Pastikan Ibadah Natal 2025 Aman dan Kondusif

Namun pada kondisi tertentu, minum air dingin juga memiliki efek negatif. Bagi yang sedang flu misalnya, air dingin cenderung merangsang produksi mukus atau lendir pernapasan. Demikian pula bagi yang punya riwayat migrain, suhu air minum yang tidak sesuai dengan suhu tubuh bisa saja menjadi pemicu kekambuhan.

Air Hangat

Karena lebih mendekat suhu tubuh, air hangat lebih mudah diterima oleh sistem pencernaan. Tubuh tidak memberikan ekstra energi untuk meregulasi suhu, sehingga metabolisme lebih tidak terpengaruh.

Baca juga: Tiga Anggota Polres Lumajang Sumbang Emas SEA Games 2025 Thailand dari Hockey Indoor Putra

Beberapa orang juga mengklaim air hangat lebih menguntungkan bagi yang menginginkan detoks racun dari dalam tubuh. Suhunya yang hangat lebih merangsang keluarnya keringat, yang merupakan salah satu mekanisme pengeluaran racun sisa metabolisme.

Meski demikian, yang paling dibutuhkan oleh tubuh sehabis olahraga adalah sesegera mungkin menggantikan cairan tubuh yang hilang karena berkeringat. Berbagai fungsi organ akan terganggu saat tubuh kekurangan cairan. Soal dingin atau hangat, dalam kondisi sehat sepertinya tidak ada yang memicu dampak fatal.(Ind/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru