Perangi Maksiat

Cak Thoriq Razia Eks Lokalisasi Dolog, PSK-ne Wes Ndak Onok

Penulis : lumajangsatu.com -
Cak Thoriq Razia Eks Lokalisasi Dolog, PSK-ne Wes Ndak Onok
Cak Thoriq bersama Satpol PP melakukan razia eks lokalisasi Dolog di Sumbersuko

Lumajang (lumajangsatu.com) - Usai menghancurkan bangunan eks lokalisasi Bebekan Desa Kabuaran Kecamatan Kunir, kini Thoriqul Haq merazia eks lokalisasi Dolog di Sumbersuko. Didampingi Satpol PP, cak Thoriq memeriksa satu persatu rumah yang biasanya dijadikan mangkal para PSK.

Basuni, Kepala Dinas Satpol PP menyatakan, dalam razia tersebut tidak menemukan para PSK yang mangkal. Semua rumah yang biasanya dijadikan melayani lelaki hidung belang sudah kosong dan sepi.

"Tadi dipimpin langsung pak Bupati razia Dolog mas. Dolog kosong tidak ada PSK," jelas Basuni kepada Lumajangsatu.com, Senin (01/07/2019).

Sementara itu, cak Thoriq mengaku akan merazia semua eks lokalisasi yang masih beroperasi. Dirinya berkomitmen untuk memberantas tempat-tempat yang diduga dijadikan lokasi maksiat.

"Kita berkomitmen untuk memberantas semua tempat yang dijadikan lokasi maksiat. Eks lokalisasi harus tutup," tuturnya.

Di Lumajang ada sejumlah eks lokalisasi yang cukup terkenal seperti Bebekan di Kabuaran, Dolog di Sumbersuko dan Asem Telu di Jarit. Ada juga sejumlah rumah-rumah lokalisasi kecil seperti di Desa Penaggal, Desa Kudus dan lainnya. Namun, saat ini sudah banyak yang tutup karena Satpol PP sering melakukan razia.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Sosialisasi Keputusan Kemenpan-RB

Komisi A DPRD Dukung Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang

Lumajang - Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja Non-ASN dengan menyelenggarakan sosialisasi Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPANRB) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kegiatan ini berlangsung dalam format talkshow di acara Jelita yang disiarkan oleh LPPL Radio Suara Lumajang pada Kamis (13/02/2025).

Dindikbud

Tenaga Guru Honorer 718 di Lumajang Jalani Evaluasi

Lumajang - Sebanyak 718 tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang telah menjalani tahap evaluasi dalam dua kategori, yaitu Non Database (tidak ikut tahap 1) sebanyak 223 orang dan Data Based (ikut tahap 2) sebanyak 495 orang. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan tenaga honorer sesuai dengan regulasi dan kebutuhan lembaga.