Pasar Patok Lumajang

Jelang Idul Adha Harga Sapi di Pasar Hewan Lumajang Merangkak Naik

Penulis : lumajangsatu.com -
Jelang Idul Adha Harga Sapi di Pasar Hewan Lumajang Merangkak Naik
Suasana Pasar Patok Lumajang dipadati pedagang serta pembeli hewan kurban

Lumajang - Pasar Hewan Lumajang pada Jumat, (23/6/2023) siang dipadati pembeli yang kebanyakan merupakan panitia kurban. Mereka rata-rata mencari sapi kurban di pasar karena harganya yang rendah.

Namun, pada sepekan menjelang Idul Adha, harga sapi kurban mengalami kenaikan. Rata-rata sapi kurban mengalami kenaikan dari mulai satu sampai dua juta rupiah per ekornya. 

"Dari harga semula Rp 14 juta sampai Rp 20 juta berbagai jenis, kini harganya naik dari mulai Rp 16 juta sampai Rp 23 juta per ekor" Kata Misto salah satu pedagang sapi. 

Sapi di pasar hewan ini menawarkan berbagai jenis sapi, diantaranya Simental, Brahman, Limosin dan sapi lokal. Pedagang memperkirakan kenaikan harga sapi kurban akan terus naik hingga satu hari menjelang hari raya Idul Adha.

Sedangkan menurut Sugianto salah satu pedagang lainnya mengatakan bahwa kenaikan harga hewan kurban lumrah terjadi menjelang Idul Adha . "Hal ini disebabkan karena tingginya permintaan" Kata Dia. 

Meski demikian, Sugianto memastikan kenaikan harga hewan tidak berdampak pada harga daging sapi dan kambing di pasaran (Ind/red). 

Editor : Redaksi

Sosialisasi Keputusan Kemenpan-RB

Komisi A DPRD Dukung Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang

Lumajang - Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja Non-ASN dengan menyelenggarakan sosialisasi Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPANRB) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kegiatan ini berlangsung dalam format talkshow di acara Jelita yang disiarkan oleh LPPL Radio Suara Lumajang pada Kamis (13/02/2025).

Dindikbud

Tenaga Guru Honorer 718 di Lumajang Jalani Evaluasi

Lumajang - Sebanyak 718 tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang telah menjalani tahap evaluasi dalam dua kategori, yaitu Non Database (tidak ikut tahap 1) sebanyak 223 orang dan Data Based (ikut tahap 2) sebanyak 495 orang. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan tenaga honorer sesuai dengan regulasi dan kebutuhan lembaga.