Lumajang (lumajangsatu.com) - Budi Santoso warga Sastrodikoro Kelurahan Citrodiwangsan Kabupaten Lumajang ditemukan gantung diri di jembtan JLT. Aksi nekat gantung diri tersebut membuat banyak warga kaget dan ingin melihat dari dekat kondisi korban.
"Iya, tadi pagi ada korban gantung diri di jembatan JLT," ujar AKP Hasran Cobra SH,. M.Hum, Kasatreskrim Polres Lumajang, Kamis (30/05/2019).
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Dari hasil otopsi luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Karena keluarga menolak dilakukan vesum dalam, jenzah korban langsung dibawa oleh pihak keluarga untuk dikebumikan.
"Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. keluarga juga menolak vesum dalam," jelas Hasran.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
Dari catatan polisi, korban pernah tersangkut kasus pencurian. Namun, kasusnya dihentikan oleh polisi, karena nilai kerugian dibawah 1 juta dan korban juga tidak menuntut.
Pihak keluarga juga menyampaikan korban sedang menderita penyakit. Diduga, karena frustasi sehingga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara yang dilarang oleh agama.
Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 54 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
"Kemungkinan karena frustasi sehingga korban nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi