Lumajang (lumajangsatu.com) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang menggelar Desiminasi Informasi P4GN. Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) adalah tugas bersama untuk menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba.
AKBP Indra Brahmana, Kepala BNNK Lumajang menyatakan, karena devisi penindakan tidak ada personelanya, maka BNNK Lumajang fokus pada pencegahannya. Sedangkan untuk penindakan, BNNK bekerjasama dengan Polres Lumajang.
Baca juga: Dam Boreng Hampir Rampung, Air Akan Aliri Ratusan Hektar Persawahan di Lumajang
"Kita kerjasama dengan Polres Lumajang untuk penindakannya. Sedangkan pencegahan kita libatkan semua element masyarakat," ujar Indra, Senin (05/08/2019).
Baca juga: Diterjang Ombak, Akses Jalan Alternatif Pasirian-Tempursari Lumajang Putus Total
Lumajang termasuk daerah darurat narkoba, karena peredarannya sudah masuk hingga pelosok Desa. Bahkan, ada seorang petani yang juga nyambi jaga tambang yang mengkonusumsi narkoba, bahkan sudah menjual barang haram tersebut kepada rekan-rekannya.
Jika itu dibiarkan, maka akan menjadi penyakit ditataran masyarakat bawah Lumajang. Belum lagi peredaran pil koplo ditingkat anak muda, dimana Polres Lumajang menangkap belasan pengedar pil koplo dan juga narkoba.
Baca juga: Maling Motor Asal Lumajang Beraksi 15 Lokasi di Kabupaten Jember
"Orang ini disuplai belasan gram oleh orang luar. Kalau sudah sampai pada level bawah ini berarti sudah sangat darurat," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi