Lumajang (lumajangsatu.com) - Menyambut 1 Muharram 1441 H , Desa Sumberwuluh menggelar festival rujak otek di Gunung Wayang, Sabtu (31/08/2019). Rujak otek menggunakan petis Madura, karena kebanyakan warga Sumberwuluh adalah orang Madura.
Abdul Azis, Pj Kepala Desa Sumberwuluh menyatakan rujak otek sudah jadi makanan khas warga Sumberwuluh. Namun, untuk lebih khas lagi, rujak otek dicampur dengan rebung bambu nanap yang banyak tumbuh disekitar gunung Wayang.
Baca juga: OJK Jember: Ekonomi Sekarkijang Tumbuh Solid, Kredit dan Investasi Meningkat Positif
"Kita gelar festival rujak otek khas Sumberwuluh mas yang dicampur dengan rebung bambu nanap," jelas Azis.
Rencananya, kegiatan tersebut akan menjadi agenda rutin setap tahun menyambul bulan Muharram. Ada sekitar 1.500 orang yang datang untuk menikmati lezatnya rujak otek khas Sumbwrwuluh dengan 21 stand rujak otek yang disedikan panitia secara gratis.
Baca juga: Nilai Manfaat PIP Dinilai Tak Relevan, Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Naikkan Indeks Bantuan
"Akan kita jadikan sebagai agenda rutin setiap tahun guna menujang gunung Wayang sebagai wisata unggulan Lumajang," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi