Refleksi Setahun CTBI

Aksi Demo PMII Lumajang Diwarnai Adu Dorong dengan Polisi

lumajangsatu.com
Polisi Menghadang dan Mendorong Aktivis PMII hendak sampaikan aspirasi ke Pemkab Lumajang terkait setahun menjabat CTBI. ( foto indana)

Lumajang (Lumajangsatu.com) - Kurang lebih 100 Orang Aksi Demo Mahasiswa PMII Lumajang di depan Pemkab Lumajang terjadi adu dorong antara aparat keamanan, sempat bersih tegang dengan polisi karena menolak dihalau. PMII Lumajang meminta Bupati keluar menemui mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya.

"Kami hanya ingin menemui Bupati Lumajang bukan anak buahnya" Kata Ucok, Orator PMII Lumajang

Baca juga: Harry Purwanto, Akademisi dan Praktisi Media yang Mengembangkan Komunikasi Digital Indonesia di Lumajang

Situasi memanas lagi, namun kericuhan bisa direda karena kedua belah pihak bisa ditenangkan dan mahasiswa kembali melakukan orasinya. Mereka juga menyerukan bahwa pemerintah mengapa tak mau untuk menemui kita padahal hanya beberapa menit saja.

Baca juga: Peduli Pengembangan Atlet Santri, Ning Laila Serahkan Alat Pertandingan di Kejurkab VII Trisula 2026 Pagar Nusa Lumajang

"Apakah mereka pantas, dikatakan pemerintah? " Ujar Fanani Orator Demo.

Momentum satu tahun ini merupakan ajang untuk mengevaluasi, menagih dan mendesak serta menuntut janji-janji supaya Lumajang Hebat Bermartabat terealisasi dengan baik dan maksimal. 20 janji politik yang tertulis dan tersampaikan kepada masyarakat Lumajang pada saat pesta demokrasi tahun 2018 merupakan janji yang ditunggu masyarakat ketika sudah menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lumajang.

Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa


"Kami kecewa lantaran tidak bisa ditemui oleh Bupati Lumajang" Ujar Ahmad Junaidi, Jubir Demo PMII Lumajang. (ind/ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru