Lumajang (lumajangsatu.com) - Jatung pendukung Semeru FC Lumajang sempat berdegup kencang. Pasalnya, pemain Persegres mampu memanfaatkan kesalahan Semeru FC passing dan komunikasi dilini belakang.
Akibatnya, sejumlah serangan balik Kebo Giras ke jantung pertahan The Red Lava bikin deg-deg ser Pendukung The Lava.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
"Waduh, masih salah pasing dan tidak ada komunikasi antar pemain," jelas Basuni, Kepala Bakesbangpol Lumajang di Stadion Semeru, Minggu (6/10/2019).
Pelatih Semeru FC, Stefan Keeltjes mengaku anak asuhnya gugup dan demam panggung dilaga perdana. Apalagi harapan publik Lumajang sangat tinggi untuk bisa meraih kemenangan dan menunggu terjadinya gol.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
"Kita tidak baik di babak pertama, tapi dibabak kedua mampu kembali permainan," paparnya.
Bagi Stefan, bagi pemain sepak bola dilaga perdana akan mengalami yang sama. Dirinya melakukan motivasi dan meracik strategi untuk bangkit.
Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 54 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
"Alhamdulillah, babak kedua bisa menambah 3 gol," ungkap pria asal Situbondo itu. (ls/red)
Editor : Redaksi